Jika ia masih ada, Ismail Marzuki genap berusia 100 tahun pada tahun 2014 ini. Karenanya, berbagai acara digelar untuk memperingati seabad kelahiran komponis besar itu, yang pada tahun 2004 mendapat gelar Pahlawan Nasional. Ada dua hal yang membuat nama dan karya-karya komponis besar Indonesia ini tak lekang oleh zaman. Pertama, karena ia mencipta lagu dengan semangat memahami hati dan perasaan…
Buku ini banyak memberikan informasi tentang pekerjaan para pejabat BB Belanda pada zaman kolonial. Tentu pejabat BB itu alat perkakas suatu kekuasaan penjajah dan tujuan mereka jelas yaitu melanggengkan kolonialisme Belanda di Nusantara. Namun demikian dalam melakukan tugas mereka bersikap tertib menurut hukum dan undang-undang yang berlaku. Apabila terjadi sengketa tanah, perkelahian, tind…
Lahir di Tiongkok, Benedict Anderson menghabiskan masa kecilnya di California dan Irlandia, bersekolah di inggris, sebelum akhirnya masuk ke Cornell University dan membawa kajian Indonesia dan Asia Tenggara mendunia. Di buku ini, Anderson mengisahkan kehidupannya yang tak menutup diri dari dunia: latar belakang era, keluarga, dan pendidikan yang membuatnya terpapar pada asyiknya belajar baha…
Kebenaran tumbuh di mana saja. Keunikan dan keajaiban dapat muncul di semua tempat. Kebijakan dan kebajikan hidup bermekaran di segenap pelosok dunia termasuk di tempat yang tidak pernah kita kenal sebelumnya. Kebenaran, keunikan, serta keajaiban pun tumbuh subur di bekas negeri komunis Rusia. Kumpulan catatan perjalanan pengembaraan selama hampir empat tahun di negeri beruang putih (dulu be…
Elien Utrecht (1921) melukiskan jalan hidupnya dengan tekanan utama pada periode Indonesia yang baru merdeka. Ia menulis dengan cara yang sangat terkendali dan berimbang, sebagai seorang pengamat yang cerdas, dan tidak berpikir hitam-putih. Dalam genre kenang-kenangan tentang Hindia, buku ini tergolong bermutu, juga karena kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang jarang dilukiskan, serta me…
Memoar Pulau Buru berkisah tentang mereka yang tertimpa nasib kalah. Bicara tentang pergulatan seorang manusia atau sekelompok manusia untuk bisa bertahan hidup dari siksaan, pelecehan, kebengisan, dan kekejaman yang dilakukan sesamanya. Berkat kemampuan penuturan yang runtut, apa adanya dan menarik, buku ini membuat pembaca sesekali meneteskan air mata atau tersenyum geli; sebaliknya pada saat…
Saya merasa... sayalah 'keranjang sampah Mas Pram' untuk hal-hal yang tidak dapat, tidak tepat, atau tidak pantas dikemukakannya kepada orang lain." Maka, jika hal-hal yang bersifat pribadi tersebut diterbitkan, itu semata-mata merupakan ... pernyataan tanggung jawab saya terhadap pembaca karya-karya Mas Pram, terhadap khalayak Indonesia khususnya, dan dunia umumnya. Saya catat semua ini seb…
Seorang mantan pejabat Uni Soviet pernah mengatakan, pada 1990 di Indonesia terdapat sekitar sepuluh ribu penutur bahasa Rusia. Angka ini mengacu pada jumlah mahasiswa dan anggota angkatan bersenjata Indonesia yang pernah belajar di Uni Soviet. Walaupun demikian sedikit sekali tulisan berbahasa Indonesia tentang dunia pendidikan di negeri tersebut, yang sekarang bernama Rusia. Demikian pula den…
Selama kurun waktu lima tahun (1968–1973), Ahmad Wahib rajin dan tekun menulis catatan harian. Tema-tema yang ia tulis bervariasi, dari masalah kemahasiswaan, keilmuan, politik, kenegaraan, pemerintahan, kebangsaan, kemasyarakatan, hingga keagamaan (Islam). Catatan harian Ahmad Wahib merefleksikan pergulatan dan pergumulan pemikiran seorang pemuda yang gelisah menanggapi isu-isu yang menjadi …
HUMANISME yang historis, itulah tafsiran dan terjemahan konkret P. Swantoro terhadap visi humanisme-transendental Harian Kompas. P. Swantoro memang menulis tentang manusia, tetapi manusia itu tak pernah bisa dimengerti tanpa sejarah bangsanya. Maka, ia meletakkan manusia dalam horizon yang amat luas, horizon sejarah. Bila ia menulis tentang perjuangan, keberhasilan, maupun tragedi dan kemalanga…