Nalar sering dianggap dapat membawa ke arah kebajikan. Semakin bernalar seseorang semakin bajik dia. Buku ini menunjukkan bahwa dugaan itu keliru. Dengan menggunakan pendekatan multidisiplin, mulai dari biologi evolusioner, psikologi sampai neurologi, Calne memperlihatkan bahwa nalar ternyata tidak berperan dalam menentukan kebajikan atau tujuan manusia. Nalar hanyalah piranti semata, sehingga …
Bagaimana menciptakan bangsa yang terdidik, bangsa yang unggul? Apakah cukup dengan mentransfer ilmu yang diperoleh dari perguruan tinggi kepada masyarakat? Apakah cukup dengan membuat program-program spesifik untuk mencapai pembangunan dan demokratisasi? Lalu tantangan apa saja yang bakal dihadapi ketika menciptakan bangsa yang terdidik? Problem apa saja yang timbul sebagai unsur penghambat?rn…
Cerita tentang menggapai mimpi untuk studi di tanah Inggris Raya oleh dua anak kampung dari kaki Gunung Sumbing, Magelang, dan desa terpencil di Halmahera terangkum manis dalam buku ini. Anda akan hanyut dalam cerita perjuangan melawan keterbatasan, usaha keras tanpa batas untuk mengejar mimpi, hingga berbagai pernak-pernik perjalanan dua anak manusia selama hidup dan belajar di negeri Ratu Eli…
Buku ini merupakan kelanjutan dari Sari Sejarah Filsafat Barat 1, dalam buku ini masuk kepada Bab III dan Bab IV. Pada Bab ketiga berisi tentang Filsafat Moderen dalam pembentukannya, dan pada Bab IV membahas tentang Filsafat Abad ke- 19 dan Abad ke 20.
Buku ini membahas tentang filsafat modern, yaitu filsafat modern dalam pembentukannya (bab III) dan filsafat abad ke-19 dan ke-20 (bab IV). Filsafat abad pertengahan masih bergerak dalam kekangan teologia dan iman Kristiani. Sekarang, setelah zaman abad pertengahan, filsafat Barat menjadi suatu kuasa rohani yang berdiri sendiri, dengan wataknya sendiri. Sejarah filsafat Barat selanjutnya menunj…
Sejarah kebudayaan Barat menunjukkan perkembangan yang menarik. Dari abad pertengahan menuju zaman modern merupakan gerak kemajuan dari sifat-sifat kebudayaan yang teosentris, sakral, menuju ke kebudayaan yang antroposentris dan profan. Dan bila dirunut lebih cermat lagi maka filsafat sejarahnya pun mencerminkan semangat zamannya. Filsafat sejarah abad pertengahan bercirikan pandangan yang sang…
Dewasa ini kita banyak mendengar tentang pendidikan yang bebas dan kebutuhan pandangan yang luas. Pada hakikatnya apakah yang tersangkut dalam hal ini? Sesungguhnya, banyak pendidikan dewasa ini didasarkan atas suatu pandangan dunia yang mengatakan bahwa pencarian nafkah merupakan kebaikan tertinggi. Menghasilkan seorang ahli yang cakap, terlampau sering menjadi tujuan pendidikan yang hendak ki…
Buku ini membahas hakekat keilmuan secara mendalam namun populer. Dimulai dengan sebuah pengantar redaksi yang mengupas hakikat keilmuan secara menyeluruh, kumpulan karangan ini dilengkapi dengan 20 tulisan sarjana terkemuka dari dalam dan luar negeri seperti Albert Einstein, Bertrand Russell, John G. Kemeny, Gilbert Highet, Rudolf Carnap, Bochenski, di samping Slamet Iman Santoso, Liek Wilardj…
Gadamer sengaja memberi judul bukunya yang monumental ini, Truth and Method (Kebenaran dan Metode), sarat dengan semangat polemik. Kalimat yang dipisahkan oleh kata “dan” menunjukkan adanya ketegangan tertentu. Ia ingin menantang secara konstruktif metode-metode empiris untuk masuk ke wilayah ilmu-ilmu humaniora. Untuk mencapai kebenaran dalam konteks konstelasi penafsiran, seorang herme…