Lewat buku ini sejarawan Ong Hok Ham menyadarkan kita bahwa Madiun memiliki sejarah yang panjang. Maka betapa salah jika ingatan atas wilayah ini hanya terpatri pada sejarah pemberontakan PKI 1948.rnrnPada era Perang Giyanti (1746-1755), misalnya, Madiun memberikan dukungan yang amat penting bagi Sultan Mangkubumi (bertakhta 1749-1792). Dukungan ini berasal dari sosok Kiai Tumenggung Wirosentik…
Buku ini berisi 70 kolom Ong Hok Ham di majalah Tempo dari 1976-2002, yang merupakan refleksi seorang sejarawan atas pelbagai persoalan yang dihadapi Indonesia: dari mitos kekuasaan sampai peran preman (jago). Ditulis dengan bahasa yang sederhana, karya ini seolah menegaskan bahwa bangsa ini, terutama penguasanya, tak pernah berhenti menakik peradaban usang, peradaban yang tidak membawa kita ke…
Buku karya Benedict Anderson ini menganalisis secara intensif dan rinci asal mula revolusi Indonesia, dan dengan itu mengungkapkan ciri-ciri penting yang tidak begitu tampak dalam uraian mengenai revolusi-revolusi modern lainnya. Ia memperlihatkan betapa pola sosial-politik revolusi Indonesia itu menyimpang dari pola sosial-politik revolusi modern lainnya, dan bahwa pecahnya revolusi Indonesia …
Mengapa Mas Marco Kartodikromo menentang pemerintah kolonial? Apa tujuan Shamsuddin Salleh menulis roman spionase? Mengapa Tahar Ben Jelloun meminjam plot novel Pramoedya Ananta Toer? Kenapa Pramoedya Ananta Toer tidak dianugerahi Hadiah Nobel? Apa idam-idaman para eksil Indonesia pasca peristiwa 1965?rnrnBuku ini menyoroti sejumlah pertanyaan seputar sastra Indonesia modern--serta membahas beb…
Biografi ini mengajak mengingat Kartini, tapi bukan dari sudut pandang domestik rumah seperti dia adalah gadis pingitan lalu dinikahkan secara paksa lalu melahirkan lalu mati. Coba singkirkan kenangan itu dan alihkan pikiran pada bagaimana cara Kartini melawan itu semua, melawan kesepian karena pingitan, melawan arus kekuasaan besar penjajahan dari dinding tebal kotak penjara Kabupaten yang men…
Sejak pertama kali terbit pada 1783, buku Sejarah Sumatra memukau dan dipujikan sebagai karya ensiklopedik yang jempolan. Walaupun sesudahnya banyak buku tentang Sumatra terbit, karya William Marsden ini tetap istimewa serta dirujuk sejagat sebagai karya klasik yang monumental. Marsden memulai risetnya pada 1771. Usianya 17 tahun dan tengah di Bengkulu. Seperti seorang wartawan, ia melakukan…
Di tengah deru keserba-bendaan, di antara desakan-desakan kosmopolitan dan kesejagadan, dalam keterombang-ambingan mimpi yang ditawarkan. Teramat banyak tarikan yang mengajak keluar dari diri kita sendiri, membuat kita lupa asal-muasal dan tempat kita berdiri. Lalu kita gamang untuk mengenali siapakah kita? Riam, antologi Cerpen yang ditulis oleh Korrie Layun Rampan ini bisa menjadi sebuah t…
Buku ini mengemukakan contoh dan kasus rinci tentang kelalaian bangsa membangun landasan yang kokoh karena tidak memberikan perhatian yang penuh kepada petani, buruh perkebunan, dan nelayan.rnrnOleh karena itu, pernyataan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 masih belum menjadi kenyataan bagi rakyat pedesaan. H.S. Dillon mendesak agar upaya menjebol kelembagaan ekstraktif warisan kolonial melalui r…
This collection of essays provides insights into the complex process of economic decolonization in Indonesia from a variety of perspectives. Emancipation from Dutch colonialism in the economic sphere is linked to unique features of the new nation-state as it emerged in independent Indonesia. This included a key role in business for the military. Another key part was played by indigenous Indones…