Seorang siswa sejati Sang Buddha seharusnya memiliki sedikit keinginan. Ia harus puas dengan apa yang ia miliki dan mengurangi kekotoran batinnya, mempunyai sedikit keinginan atas kepemilikan materi atau pelayan. Ia tidak boleh membanggakan pencapaiannya dalam pembelajaran naskah-naskah atau dalam praktik meditasi. Ia harus menjaga pengetahuan atas pembelajarannya atau pencapaian spiritualnya u…
The Buddha: A Very Short Introduction examines the complex and sometimes conflicting information that Buddhist texts give about the life and teaching of the Buddha. What can we learn about the social and political background of India in the Buddha's time? How did his thought develop into what constitutes Buddhist thought today? How has Buddhism survived so well through the centuries? What is th…
The debate between science and religion is never out of the news: emotions run high, fuelled by polemical bestsellers like The God Delusion and, at the other end of the spectrum, high-profile campaigns to teach Intelligent Design in schools. Yet there is much more to the debate than the clash of these extremes. As Thomas Dixon shows in this balanced and thought-provoking introduction, a whole r…
Mengapa orang-orang baik terpecah belah karena politik dan agama? mengapa masyarakat makin terpolarisasi dan saling curiga, bukannya berusaha bekerja sama? Mengapa ada pandangan moral yang berbeda-beda? Ahli psikologi JOnathan Haidt meneliti asal-usul keragaman pandangan moral di antara manusia. Peran emosi dan nalar dalam memandu moral, serta alasan moral yang mendasari berbagai kubu dalam …
Orang yang hanya mengandalkan kemampuan otaknya, dan ilmu pengetahuan tanpa didasari keimanan, pasti tidak akan percaya tentang berbagai peristiwa yang terjadi di alam kubur, juga tidak percaya dengan adanya hari kebangkitan, surga dan neraka. Karena semua itu bersifat irrasional, yang tidak bisa dianalisa secara ilmiah, juga tidak mampu dipecahkan oleh otak manusia manapun. Hanya Allah yang bi…