Saya merasa... sayalah 'keranjang sampah Mas Pram' untuk hal-hal yang tidak dapat, tidak tepat, atau tidak pantas dikemukakannya kepada orang lain." Maka, jika hal-hal yang bersifat pribadi tersebut diterbitkan, itu semata-mata merupakan ... pernyataan tanggung jawab saya terhadap pembaca karya-karya Mas Pram, terhadap khalayak Indonesia khususnya, dan dunia umumnya. Saya catat semua ini seb…
Seorang mantan pejabat Uni Soviet pernah mengatakan, pada 1990 di Indonesia terdapat sekitar sepuluh ribu penutur bahasa Rusia. Angka ini mengacu pada jumlah mahasiswa dan anggota angkatan bersenjata Indonesia yang pernah belajar di Uni Soviet. Walaupun demikian sedikit sekali tulisan berbahasa Indonesia tentang dunia pendidikan di negeri tersebut, yang sekarang bernama Rusia. Demikian pula den…
Selama kurun waktu lima tahun (1968–1973), Ahmad Wahib rajin dan tekun menulis catatan harian. Tema-tema yang ia tulis bervariasi, dari masalah kemahasiswaan, keilmuan, politik, kenegaraan, pemerintahan, kebangsaan, kemasyarakatan, hingga keagamaan (Islam). Catatan harian Ahmad Wahib merefleksikan pergulatan dan pergumulan pemikiran seorang pemuda yang gelisah menanggapi isu-isu yang menjadi …
Sebuah biografi Sutan Sjahrir (1909-1966) dalam seratus foto, yang memberi gambaran mengenai kehidupan dan perjuangannya menuju Indonesia Merdeka. H. Rosihan Anwar dan Dr. Ignas Kleden menguraikan konteks sejarah pada foto-foto, yang untuk sebagiannya belum pernah dipublikasikan. A biography of Sutan Sjahrir (1909-1966) in a hundred photos, higlighting his live and struggle for Indonesia's i…
Mendesak Sukarno-Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan, Sutan Sjahrir justru absen dari peristiwa besar itu. Dia memilih jalan elegan untuk menghalau penjajah: jalur diplomasi—cara yang ditentang tokoh lain yang lebih radikal. Ideologinya, antifasis, dan antimiliter, dikritik hanya untuk kaum terdidik. Ia dituduh elitis. Sejatinya, Sjahrir juga turun ke gubuk-gubuk, berkeliling Tanah Ai…
Empat puluh tahun sejak Sukarno meninggal, nama serta wajahnya tidak pernah benar-benar lumat terkubur. Kampanye puluhan tahun Orde Baru untuk membenamkannya justru hanya memperkuat kenangan orang akan kebesarannya. Sukarno tak pernah berhenti menjadi ikon revolusi nasional Indonesia yang paling menonjol—mungkin seperti Che Guevara bagi Kuba. Di banyak rumah, foto-fotonya, kendati dalam ke…
Foto-foto Kartono hebat bukan karena hal itu saja, tapi juga karena kesabarannya untuk menunggu, menanti, dan berharap. Pendeknya, foto-fotonya hebat karena ia tabah dan tekun untuk berada dalam suatu proses berita yang bakal melahirkan suatu surprise. (SINDHUNATA). KARTONO RYADI (1945-2005) yang memiliki sebutan atau inisial KR, atau Kompas/kr, wartawan foto Kompas (1971-2005) dengan berbag…
Sebagian besar dunia tercipta melalui tindakan-tindakan luar biasa yang dilakukan orang-orang besar. Bukan hanya memberi pengaruh langsung terhadap orang-orang segenerasinya, kehidupan orang-orang besar itu pun mampu memberi inspirasi bagi generasi berikutnya. Buku ini berisi tentang biografi para pahlawan yang muncul di abad ke-20, namun akan tetap dikenang sepanjang masa, Mereka berjuang m…
Dalam pusaran sejarah kontemporer Indonesia, Zulkifli Lubis adalah sosok misterius. Bahkan di lingkungan TNI AD, tempatnya mengabdikan diri sebagai perwira intelijen, nyaris tak ada orang yang tahu siapa ia sebenarnya dan kehidupan macam apa yang dilakoninya. Ibarat lukisan, gambar Kolonel Zulkifli Lubis diwarnai dengan cat hitam, tanpa campuran warna putih. Apa yang cukup banyak diketahui h…
Buku yang menyajikan gambaran singkat perjalanan hidup Wakil Presiden RI pertama Mohammad Hatta. Dr. Deliar Noer, penulisnya, menguraikannya dari berbagai sisi: kedudukannya dalam keluarga di Sumatera Barat, hubungannya dengan berbagai kalangan saat belajar di negeri Belanda (1921-1932), hingga perjuangannya di dalam dan di luar negeri untuk menggapai kemerdekaan Indonesia. Deliar Noor, paka…