Puncak pertarungan politik 1959-1965, adalah Peristiwa 30 September 1965, ketika mereka yang bertarung terjebak pada pilihan 'mendahului atau didahului'. Yang mendahului terperosok, yang didahului roboh, dan Soekarno tertindas di tengah persilangan karena gagal meneruskan permainan keseimbangan kekuasaan. Jenderal Soeharto muncul dari balik tabir rahasia 'blessing in disguise', mengambil peran …