Jacob Haafner zette in 1767 op twaalfjarige leeftijd voor het eerst voet aan wal in Azië. Het was het begin van een reeks omzwervingen in de wrede koloniale werkelijkheid van achttiende-eeuws India. In een openhartig reis- en liefdesverhaal, dat tegelijk een felle aanklacht is tegen koloniale uitbuiting, tekende Haafner zijn overzeese ervaringen op. Ver vóór Multatuli, en in veel opzichte…
Dalam narasi Sejarah yang populer di Indonesia, Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 lebih sering dipandang semata-mata sebagai kisah sukses Indonesia dalam menggelar sebuah konferensi tingkat dunia. Latar belakang yang kompleks dan perdebatan-perdebatan keras yang berlangsung antar pesertanya justru jarang ditampilkan. Buku ini bermaksud melihat KAA 1955 lebih kritis dan komprehensif dengan me…
Buku yang semula disertasi di Universitas Leiden ini adalah sejarah perlawanan Pangeran Nuku dari Tidore. Adalah menarik selain tak pernah berhenti memusuhi Belanda, Nuku juga bertempur melawan Sultan Tidore yang dilindungi Kompeni serta para pesaingnya yaitu Sultan Ternate dan Sultan Bacan. Nuku unggul sebab strategi dan kepemimpinannya berhasil membangun komunikasi lintas budaya dengan kelomp…
Menyusul pembantaian massal orang Tionghoa oleh Belanda di Batavia pada 1740, laskar Tionghoa yang didukung bala tentara Jawa menyerang balik posisi-posisi VOC. Perang balas dendam ini kemudian disebut Perang Sepanjang atau Geger Pacinan, yang berlangsung antara 1740 dan 1743.rnrnLaskar Tionghoa dipimpin Kapitan Sepanjang dari Batavia dan Tan Sin Ko alias Singseh dari Jawa bagian tengah. Pasuka…
Kesulitan menemukan buku teks sejarah Indonesia berbahasa Indonesia sampai saat ini merupakan salah satu alasan utama mengapa penerbitan kembali buku ini menjadi sangat penting. Selain itu dimensi sejarah kritis dan eksplanatif yang menjadi ciri dari historiografi Indonesiasentris yang dikembangkan oleh Sartono Kartodirdjo dalam buku teks ini, membuat buku Pengantar Sejarah Indonesia Baru memil…