Pada 1958, Sukarno menyatakan tegas penolakannya terhadap senjata nuklir: "Tjara agar kita tidak mengalami peperangan dunia peperangan atom ialah semua sendjata atom dilemparkan ke dalam laut dan djangan membuat sendjata atom lagi!". Namun memasuk 1965, pandangan Sukarno berubah drastis. Proyek riset nuklir di Indonesia yang awalnya digunakan untuk tujuan-tujuan non-militer kini tampak diarahka…
The contributions to this volume stem from papers delivered at the international workshop “Man and Environment in Indonesia, 1500-1950,” held in June 1996 at the Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies (KITLV) in Leiden. Scholars of geography, history, development, and anthropology explore the natural background against which Indonesian society came into being, …
Yayasan Hulswit Fermont Cuypers menerbitkan karya arsitek Belanda di bekas koloni. Harapannya informasi ini akan digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan informasi di Indonesia tentang bagaimana melestarikan tinggalan-tinggalan arsitektur pada periode kolonial. Sebagian berkat Badan Warisan Budaya Belanda, dan bekerja sama dengan sejumlah universitas di Indonesia, sebuah buku pegangan ins…
Buku karya Takashi Shiraishi ini mengupas kemunculan pergerakan rakyat Indonesia selama awal hingga perempat abad ke-20. Aksi-aksi pergerakan yang terekspresikan melalui penerbitan surat kabar, karya sastra, pembentukan perkumpulan, rapat-rapat umum, dan demonstrasi menandai momen saat orang Indonesia mulai memandang dunia mereka secara baru. Politik Indonesia modern sekaligus cikal bakal nasio…
Sejak abad X, Banten sudah dikenal sebagai imperium lada (piper Nigrum L.) di Asia Tenggara. Pada puncak kejayaannya, Banten telah memberi warna pada ekonomi maritim di jalur rempah dunia. Kini, warisan sejarah rempah dengan berbagai keunikan dan kekhasannya merupakan sumber daya budaya yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata dalam lingkar destinasi pariwisata dan daerah. Berbekal …
Greetings from Jakarta: Postcards of a Capital 1900-1950 is the most comprehensive visual record of Jakarta ever published covering the first half of the twentieth century which was also the last half century of colonial rule. Four hundred and sixty postcards from the author's own collection are brought together here to reveal a city that has largely vanished and is barely recognizable even to …
This book presents case studies of citizenship in diverse contexts and angles to reveal how citizens engage in public life. It aims to bring citizens and citizenship to the fore, instead of leaving them in the background of the democratisation studies and real democratisation processes. Democracy is far more than granting individual rights to citizens. Democracy, in this book, is a matter of ci…
Sejarah sering kali menghadirkan orang-orang besar. Padahal, peristiwa besar, misalnya kemerdekaan tidaklah lepas dari peran rakyat kebanyakan. Harapan untuk memperkaya narasi sejarah dan historiografi revolusi kemerdekaan Indonesia, terutama melihat peristiwa kemerdekan dari sudut pandang rakyat kebanyakan merupakan alasan buku ini hadir. Buku ini berisi delapan artikel yang disarikan dari kar…
Surat-surat Banten merupakan sumber data paling akurat menjadi gerakan arus sejarah Banten pada awal abad ke-18 sampai awal abad ke-19, karena ditulis oleh pelaku sejarah dan ditulis pada saat peristiwanya terjadi. Meskipun demikian, dari pengamatan atas berbagai kajian tentang Banten, belum banyak peneliti yang memanfaatkannya. Buku Perang, Dagang, dan Persahabatan yang ada di hadapan Anda,…
"Dutch colonialism go to hell!" teriak spanduk yang digantungkan di pagar Kedutaan Belanda di Jakarta oleh para demonstran pada tahun 1960. Sejarah bersama dari Nederland dan Indonesia ditandai oleh pertarungan dan kontroversi. Yang Silam, Yang Pedas, Indonesia dan Belanda Sejak 1600 berkisah tentang masa silam bersama yang panjang ini. Pokok-pokok besar seperti penindasan kolonial, kekerasan, …