Buku ini memperkenalkan kepada pembaca berbagai teori sosial kritis, yang dikaji dari sumber aslinya ditambah dari berbagai sumber sekunder. Perkembangan cepat dalam literatur sekunder teori sosial menunjukkan adanya peningkatan minat dalam teori kritis, baik di dalam maupun di luar sosiologi. Buku ini menyuguhkan teori sosial kritis dengan bahasa yang mudah dibaca dan mencakup seluruh varian t…
Terbitnya buku ini diharapkan dapat melengkapi khazanah sejarah Indonesia khususnya sejarah seni rupa Indonesia. Buku ini ditujukan untuk pembelajaran berbagai tingkat dan program pendidikan seni rupa. Tidak berarti bahwa buku ini sudah merupakan bahasan sejarah seni rupa Indonesia yang lengkap, utuh, dan berkesinambungan.rnrnKesulitan untuk menyusun buku sejarah seni rupa Indonesia yang lengka…
Akhir Perang Dingin mengantar kita pada era baru politik internasional. Selama satu dekade lebih, bentuknya masih terlihat samar-samar. Banyak upaya memahaminya masih terpaku pada acuan lama. Kemudian terjadi serangan 11 September 2001, yang menghamparkan sebuah babak baru dalam perkembangan sejarah Amerika Serikat dan dunia. rnrnPemahaman kita tentang berbagai persoalan dalam era baru ini sela…
Sumbangan terbesar dari buku Furnivall ini adalah diagnosa tajam tentang ekonomi majemuk (plural economy). Dalam suatu ekonomi majemuk, seperti Hindia Belanda, terdapat berbagai golongan masyarakat yang memainkan peran ekonomi yang saling berbeda, tetapi tidak saling berbaur, meskipun masing-masing golongan hidup saling berdampingan dalam suatu kesatuan politik, yaitu Hindia Belanda. Meskipun c…
Kegagalan historiografi Indonesia adalah keditakmampuan tradisi Indonesiasentris menghadirkan masa lalu rakyat secara optimal, sejarah kehidupan sehari-hari, sejarah yang manusiawi, keragaman eksplanasi, keragaman epistemologis, dan tidak mampu lepas dari jeratan warisan sejarah kolonial dan pandangan bahwa sejarah adalah sejarah politik, sehingga muncul ungkapan-ungkapan seperti rakyat tanpa s…
Catatan tentang gagasan Noam Chomsky mengenai anarkis dan perjuangan-perjuangan yang menginspirasi yang menginginkan pembebasan dirinya dari penindasan dan dominasi yang harus dirayakan dan dijaga. Bukan sebagai pikiran dan konsepsi beku dalam sebuah cetak biru, tetapi sebagai dasar pemahaman realitas sosial dan usaha terus-menerus untuk mengubahnya.
Buku ini menceritakan konstruksi pemikiran Sukarno ketika muda (1926-1933). Saat itu, Sukarno menjadi bagian penting lahirnya The Age of Ideology (Zaman Ideologi) di Indonesia. Sukarno memecah ketenangan rust en orde (keamanan dan ketertiban) kolonial dengan hingar bingar agitasi, duyunan massa aksi, dan kobaran api radikalisme anti imperialisme-kapitalisme. Namun dari masa yang hingar bingar d…