Madiun 1948, PKI di bawah pimpinan Musso melakukan pemberontakan hebat. Ini kali kedua PKI melakukan perlawanan bersenjata setelah apa yang mereka lakukan pada 1926. Akibat pemberontakan tersebut, ribuan jiwa melayang. Mereka bukan saja rakyat yang tidak berdosa, melainkan juga para pelakunya. Peristiwa yang kemudian disebut sebagai Madiun Affair ini ternyata sangat menarik perhatian Soe Hok…
Buku ini ingin mengungkapkan bentuk-bentuk perdagangan dan penggunaan candu di Surakarta pada masa revolusi. Salah satu temuan menarik bahwa Pemerintah Indonesia saat itu, melalui Kantor Besar Regi Candu dan Garam Surakarta, ternyata mengelola dan memperdagangkan candu untuk dana perjuangan. Di sisi lain, perdagangan candu secara ilegal telah pula dilakukan oleh pedagang-pedagang yang kebanyaka…
Surabaya, tahun 1945. Diperkirakan lebih dari 100.000 penduduk terpaksa mengungsi ke luar kota. Kebanyakan hanya dengan pakaian yang melekat di tubuh, karena dalam situasi kepanikan, mereka tidak sempat memikirkan untuk membawa harta benda. Kesengsaraan yang diderita oleh pengungsi tersebut berlanjut selama berbulan-bulan, sebelum mereka berani kembali ke kota yang hancur. Keluarga Kartidjo …
Rosihan Anwar kembali berkisah tentang zaman revolusi kemerdekaan 1945-1949. Sebagai seorang wartawan, tiap sisi sejarah memiliki keunikan tersendiri. Dikisahkan bagaimana suasana Jakarta setelah proklamasi, Jakarta menjelang clash ke-1, dan peristiwa lainnya pada saat revolusi. Selain berisi laporan historis dari peristiwa-peristiwa seputar periode perang kemerdekaan, juga dikisahkan pengal…
Roman Tetralogi Buru mengambil latar belakang dan cikal-bakal nation Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia mo…
Roman Tetralogi Buru mengambil latar belakang kebangunan dan cikal bakal nasion bernama Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya, waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula. Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun jug…
Roman Tetralogi Buru mengambil latar belakang kebangunan dan cikal bakal nasion bernama Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya, waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula. Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun jug…
Roman ini merekam dengan elegan golak revolusi Indonesia pasca proklamasi. Tapi bukan dari optik orang-orang besar dan orang-orang tua, melainkan seorang perempuan. Larasati namanya. Seorang aktris panggung dan bintang film yang cantik. Dari kisah perjalanan perempuan inilah merekam sebuah potret kesatriaan kaum muda merebut hak merdeka dari tangan-tangan orang asing. Tidak hanya merekam kis…
Roman ini berlangsung dalam satu putaran perjalanan seorang anak revolusi yang pulang kampung karena ayahandanya jatuh sakit. Dari seputaran perjalanan itu, terungkap beberapa potong puing gejolak hati yang tak pernah teranggap dalam gebyar-gebyar revolusi. Dikisahkan bagaimana keperwiraan seorang dalam revolusi pada akhirnya melunak ketika dihadapkan pada kenyataan sehari-hari: ia menemukan…
Lewat buku ini sejarawan Ong Hok Ham menyadarkan kita bahwa Madiun memiliki sejarah yang panjang. Maka betapa salah jika ingatan atas wilayah ini hanya terpatri pada sejarah pemberontakan PKI 1948.rnrnPada era Perang Giyanti (1746-1755), misalnya, Madiun memberikan dukungan yang amat penting bagi Sultan Mangkubumi (bertakhta 1749-1792). Dukungan ini berasal dari sosok Kiai Tumenggung Wirosentik…