Apa beda antara presiden yang populer dipilih oleh rakyat dengan seorang raja? Mengapa seorang raja sering kali lebih dihormati dan disakralkan? Mengapa seorang raja tidak bisa diganggu gugat dan menjadi titik referensi kesadaran kolektif? Mengapa pula seorang raja atau kaisar bisa sekaligus menjadi dukun penyembuh ajaib, seperti yang pernah dilakukan kaisar Jepang dan raja Prancis? Lalu, menga…
Buku ini mengingatkan pelupaan atas Ikrar bertanah air satu--tanah air Indonesia" sehingga penting untuk mengulas secara mendalam peran unsur air dari tanah air dalam mengintegrasikan negara kepulauan terbesar di dunia ini. Justru unsur itulah yang selama ini diabaikan. Termasuk pengabaian betapa bangsa Indonesia telah "ditakdirkan" untuk hidup dan semestinya berpenghidupan sebesar-besarnya dar…
Aspek maritim sangat penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Sejak dikenalnya jalur perdagangan laut di Asia abad 1 M, Nusantara bagian barat memetik manfaat dari interaksi perdagangan maritim. Di sepanjang jalur itu, terbentuk kantong-kantong niaga (emporium) yang berkembang menjadi kekuatan politik yang besar (imperium). Dalam proses itu tersiar agama Hindu dan Budha, kemudian Isla…
The General Theory of Employment, Interest and Money (1936) merupakan buku yang paling banyak menimbulkan perdebatan dibanding buku-buku lain yang ditulis oleh pakar ekonomi pada generasinya. Isinya membedah semua kesimpulan-kesimpulan Gordian terhadap keterangan-keterangan Keynes mengenai siklus perdagangan dan mengemukakan suatu pendekatan untuk menentukan tingkat kegiatan ekonomi, problem ke…
Buku ini melacak perkembangan teoritisasi sosial tentang modernitas yang dicetuskan Marx, Durkheim, dan Weber, perdebatan seputar struktur, agensi, dan perkembangan pemikiran feminis, hingga pengkajian tentang kontroversi teori kontemporer dalam Sosiologi. Pip Jones, bersama dua intelektual dari Anglia Ruskin University, Liz Bradbury dan Shaun Le Boutillier, mengkaji relativisme, post-modern…
Salah urus negeri ini yang berlangsung lebih dari tiga dekade, membuat bangsa ini bukannya lepas landas mengangkasa dengan segala keperkasaannya, menantang arus globalisasi dengan gagah berani, melainkan justru dengan kecepatan tinggi terperosok masuk jurang krisis multidimensional yang demikian ruwet sehingga sukar sekali harus mulai dari mana upaya pemulihannya. Salah satu penyebab adalah…
Buku ini merupakan kelanjutan dari Sari Sejarah Filsafat Barat 1, dalam buku ini masuk kepada Bab III dan Bab IV. Pada Bab ketiga berisi tentang Filsafat Moderen dalam pembentukannya, dan pada Bab IV membahas tentang Filsafat Abad ke- 19 dan Abad ke 20.
Buku ini membahas tentang filsafat modern, yaitu filsafat modern dalam pembentukannya (bab III) dan filsafat abad ke-19 dan ke-20 (bab IV). Filsafat abad pertengahan masih bergerak dalam kekangan teologia dan iman Kristiani. Sekarang, setelah zaman abad pertengahan, filsafat Barat menjadi suatu kuasa rohani yang berdiri sendiri, dengan wataknya sendiri. Sejarah filsafat Barat selanjutnya menunj…
Buku ini berusaha melukiskan perkembangan sejarah filsafat Barat, mulai dengan lahirnya pemikiran filosofis di Yunani sampai dengan abad 19. Maksud buku ini ialah memungkinkan suatu perkenalan pertama dengan sejarah filsafat. Karena ruangnya sangat terbatas, hanya dapat diberikan garis-garis besar saja. Namun demikian, semua tokoh yang penting dibahas di dalamnya. Dan karena buku ini ingin meny…