Bahwa bangsa dan negara tidak hanya ada, tetapi juga mengambil wujud dalam ruang-ruang kota, merupakan hal yang jelas tapi sering terlupakan. Buku ini memperlihatkan bagaimana isi, bentuk dan ruang kota membentuk politik kebudayaan, identitas, dan memori kolektif, serta mengajak kita untuk berpikir secara kritis dan reflektif apa yang terjadi dengan kehidupan kota Jakarta di zaman pasca-Suharto…
"Empire of Reason: Exact Sciences in Indonesia, 1840-1940" by Lewis Pyenson delves into the development of scientific research in the Dutch East Indies during the 19th and early 20th centuries. The book explores how scientific endeavors were influenced by the imperialist and colonial ideologies of the time. Pyenson examines the relationship between scientific projects in the colonies and the in…
This volume deals with the sultanate of Banten from the outbreak of the rebellion of 1750-52 to the launching of the Cultivation System in 1830. After the suppression of the rebellion by the Dutch East India Company (VOC), local society showed considerable vitality. The introduction by the VOC of forced exploitation of the pepper cultivation did not lead to a significant increase in production,…
Perjalanan panjang Indonesia sejak masuknya Islam hingga kini merupakan sebuah unit historis terpadu, yang dalam buku ini disebut era Indonesia Modern. M. C. Ricklefs menyuguhkan sejarah era itu secara mendasar dan sekaligus terperinci. Terdapat tiga unsur fundamental yang menjadi perekat bagi periode historis itu. Pertama, unsur kebudayaan dan keberagaman: islamisasi Indonesia yang dimulai…
Bandung Awal Revolusi adalah penelitian pertama mengenai sejarah lokal dalam periode revolusi Indonesia. Kisahnya mengenai peristiwa-peristiwa di dalam dan sekitar kota Bandung selama periode Agustus 1945-Maret 1946 sangat menarik dan mengungkap berbagai aspek dalam sejarah revolusi Indonesia yang sampai sekarang hanya sedikit diperhatikan. Dalam Bandung Awal Revolusi kita akan menemukan cer…
"Kamaruddin, anak tertua, disunat rasul tanggal 6 Februari 1952. Meninggal dunia tanggal 6 Februari 1952." "Syaifuddin, anak kedua, disunar rasul tanggal 10 November 1957. Meninggal Dunia 11 November 1957." Bisik-bisik dari mulut ke mulut orang sekampung, mulai ingin dibuktikan. Tiap orang sudah tahu, pagi itu pagi sunatannya anak yang ketiga dari seorang tuan tanah. Setiap pasang mata ya…
Elien Utrecht (1921) melukiskan jalan hidupnya dengan tekanan utama pada periode Indonesia yang baru merdeka. Ia menulis dengan cara yang sangat terkendali dan berimbang, sebagai seorang pengamat yang cerdas, dan tidak berpikir hitam-putih. Dalam genre kenang-kenangan tentang Hindia, buku ini tergolong bermutu, juga karena kehidupan di masa pemerintahan Soekarno yang jarang dilukiskan, serta me…