Mr. Sartono seorang ahli hukum pribumi yang pada 1930 jadi pembela Bung Karno saat diadili di pengadilan kolonial di Bandung. Persis 30 tahun kemudian, dia berbeda pendapat dengan Bung Karno dan memilih mengundurkan diri sebagai anggota DPR ketika presiden pertama RI itu membubarkan DPR hasil Pemilu 1960 dan menggantinya dengan DPR-GR. Saat belajar di Belanda, Sartono atau Meester (Mr) Sar…
E.H. Carr dengan buku ini membuktikan bahwa dirinya tidak hanya sejarawan modern yang paling terkemuka, namun juga salah satu kontributor paling berharga dalam teori sejarah. Saat pertama kali terbit, buku ini telah mendorong revolusi penulisan sejarah. Oleh sebab itu, di antara para sejarawan, bukunya dinobatkan sebagai salah satu buku paling berpengaruh terhadap penulisan sejarah. Bukunya dit…
Dalam narasi Sejarah yang populer di Indonesia, Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 lebih sering dipandang semata-mata sebagai kisah sukses Indonesia dalam menggelar sebuah konferensi tingkat dunia. Latar belakang yang kompleks dan perdebatan-perdebatan keras yang berlangsung antar pesertanya justru jarang ditampilkan. Buku ini bermaksud melihat KAA 1955 lebih kritis dan komprehensif dengan me…
Sejarah intelektual sebagai studi tersendiri muncul di Eropa pada awal abad ke-20. Sejarah intelektual lebih menekankan pada pemikiran, ide-ide, atau nilai-nilai yang berpengaruh dalam kehidupan umat manusia dari masa kuno hingga dewasa ini. Sejarah intelektual yang akan dibahas dalam buku ini antara lain: munculnya sejarah intelektual, feodalisme dan ideologi tradisional, pemikiran modern, …
Kita semua tahu Taman Impian Jaya ancol, taman hiburan pantai termegah dan terlengkap di Jakarta. Namun, tahukah Anda siapa salah seorang yang berada di balik itu? Dia adalah Soekardjo Hardjosoewirjo, yang memulai membangun Ancol berdasarkan mandat yang diterima Gubernur Soemarno Sastroatmodjo dari Bung Karno (Presiden pertama RI) pada awal dekade 1960an. Bung Karno memerintahkan agar Ancol yan…
Seabad lalu, kemanusiaan merupakan salah satu prinsip pemikiran penting dari founding father Muhammadiyah Kiai Ahmad Dahlan. Sayang, generasi penerus Muhammadiyah seperti telah melupakan etika welas asih yang universal dan kontekstual dengan kondisi masyarakat Indonesia tersebut. Bahkan, gagasan kemanusiaan dan kebangsaan Kiai Ahmad Dahlan pernah dikhianati oleh sebagian generasi penerus yan…
Usaha memahami idealisme dan humanisme Y.B. Mangunwijaya. Karya-karya arsitekturnya bukan saja merupakan refleksi keahlian dan kedalaman ilmunya, tapi juga merupakan ekspresi naluri, inklinasi, dan komitmennya pada rakyat kecil. Kisah dalam Balada Becak dan novel-novelnya yang lain juga menampakkan secara kasatmata keberpihakan Romo mangun pada orang miskin, tersisih dan terpinggirkan.
THIS is a book in tribute of the longest serving finance minister of Indonesia (1968-83), Professor Dr. Ali Wardhana. He was instrumental in navigating Indonesia through various crises, difficult times, and in the overall development of the modern Indonesian economy. From his early writings to his reflections about the reform process, that he helped mastermind, his sharp technocratic mind combi…
Bagaimana menciptakan bangsa yang terdidik, bangsa yang unggul? Apakah cukup dengan mentransfer ilmu yang diperoleh dari perguruan tinggi kepada masyarakat? Apakah cukup dengan membuat program-program spesifik untuk mencapai pembangunan dan demokratisasi? Lalu tantangan apa saja yang bakal dihadapi ketika menciptakan bangsa yang terdidik? Problem apa saja yang timbul sebagai unsur penghambat?rn…
MENGAPA Asia menjadi perhatian cendekiawan Soedjatmoko? Apakah karena saat itu Asia memang tengah dilanda berbagai masalah, seperti pengungsi akibat perang, ledakan penduduk, kelaparan, serta kemiskinan yang terus mendera bangsa-bangsa Asia termasuk Indonesia?rnrnKemudian, benarkah antara pangan dan energi sangat berkaitan erat? Saling mempengaruhi? Di mana titik temu antara energi dengan ledak…