Seabad lalu, kemanusiaan merupakan salah satu prinsip pemikiran penting dari founding father Muhammadiyah Kiai Ahmad Dahlan. Sayang, generasi penerus Muhammadiyah seperti telah melupakan etika welas asih yang universal dan kontekstual dengan kondisi masyarakat Indonesia tersebut. Bahkan, gagasan kemanusiaan dan kebangsaan Kiai Ahmad Dahlan pernah dikhianati oleh sebagian generasi penerus yan…
Buku ini menyajikan uraian biografis tentang perjalanan hidup Prof. Sartono Kartodirdjo, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dari masa kecil hingga akhir hayatnya. selain uraian yang menyangkut sisi kehidupan intelektual dan akademik guru besar ini, dipaparkan pula sisi kehidupan pribadi Sartono--manusia biasa yang harus bergumul dalam menentukan pilihan hidup dan akan m…
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terpilih menjadi Presiden Keempat RI sebagai figur perekat berbagai komponen bangsa yang saat itu sedang terkoyak. Tetapi, perjalanan politik presiden yang kiai ini ternyata berlika-liku. Berbagai pernyataannya kerap kontroversial dan menimbulkan teka-teki. Humor-humor politik yang sering ia lontarkan kian membingungkan banyak orang. Apakah pernyataan kontroversial i…
Apakah benar sejarah dapat menyisakan misteri? Apakah karena dimanipulasi penguasa ataukah memang datanya yang belum lengkap? Penulis buku ini, Asvi Warman Adam, menguak secara obyektif misteri-misteri sejarah yang selama ini belum diungkapkan pada buku yang lain, sehingga misteri tersebut diharapkan mendapat titik terang. Seperti halnya, di mana makam pahlawan nasional Tan Malaka? Benar…
Buku Prof. Dr. Kapitsa M. S. dan Dr. Maletin N. P. adalah sebuah langkah pertama dalam literatur Soviet yang menganalisa riwayat hidup dan kegiatan politik Bung Karno, yang mereka nilai sebagai salah seorang yang terkemuka dari para pejuang pembebasan nasional Indonesia, sosok yang telah memberikan andil yang sangat besar baik dalam perkembangan kesadaran kebangsaan rakyat Indonesia maupun dala…
Pada 17 Agustus 1950, di Jakarta, sejumlah seniman dan politikus membentuk Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra). Melalui konsep seni untuk rakyat, Lekra mengajak para pekerja kebudayaan mengabdikan diri untuk revolusi Indonesia. Hubungannya yang erat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) menyeret lembaga ini ke tengah pusaran konflik politik. Ketika PKI digdaya, yang bukan Lekra diganyang. Seb…
Masa pendudukan Jepang membawa perubahan besar, tak terkecuali bagi Soekarno. Perubahan ini mengakhiri pengasingan Soekarno dan mengembalikannya ke tengah gelanggang politik. Ia tidak lagi berdiri sebagai pihak oposisi, tapi sudah menjadi juru bicara pendapat umum kaum nasionalis. Berkali-kali Soekarno harus menjalankan tugas untuk kepentingan Jepang yang membuat ia tersiksa. Peranannya dala…
Ini buku terlarang di masa Soeharto. Sebab membeberkan bagaimana cara-cara Soeharto mendirikan, menjalankan, memelihara dan melegitimasi kekuasaannya selama puluhan tahun dengan beragam usaha teror. Telaah dimulai dengan menempatkan gerakan 1965 sebagai kudeta Soeharto terkait kepentingan ekonomi-militer Amerika. Kemudian menganalisis peran kepemimpinan militer dan Komkamtib dalam pembunuhan be…
Tuntutan untuk mengadili Soeharto terus bergulir bahkan sempat hal ini disinggung dalam Ketetapan MPR. Kelemahan penegak hukum pada masa transisi ini menyebabkan, pemeriksaan terhadap Soeharto hanya menyangkut persoalan ''ringan'' yang dengan mudah dihadapinya seperti masalah berbagai yayasan yang dipimpinnya. Pemeriksaan itu terkendala alasan sakit Soeharto yang katanya sangat sulit untuk dise…
BUKU ini merekam sikap dan pandangan Prawoto Mangkusasmito (1910-1970) sejak 1949 sampai 1970. Selama 21 tahun Ketua Umum Partai Masyumi (1959-1960) ini konsisten menyuarakan komitmen asasinya terhadap kepentingan rakyat dengan memperjuangkan tegaknya hukum dan konstitusi melalui cara-cara yang sah dan demokratis. BUKU ini juga memuat kesaksian berbagai kalangan terhadap jejak hayat Wakil Pe…