Kegagalan historiografi Indonesia adalah keditakmampuan tradisi Indonesiasentris menghadirkan masa lalu rakyat secara optimal, sejarah kehidupan sehari-hari, sejarah yang manusiawi, keragaman eksplanasi, keragaman epistemologis, dan tidak mampu lepas dari jeratan warisan sejarah kolonial dan pandangan bahwa sejarah adalah sejarah politik, sehingga muncul ungkapan-ungkapan seperti rakyat tanpa s…
Buku ini merupakan disertasi yang dijadikan buku. Disertasi ini mengupas tentang penulisan sejarah Jawa, yaitu dengan jalan menganalisa sebuah kitab sejarah, Sajarah Banten atau Babad Banten. Karena dua sebab kronik ini dipandang dari sudut historis dan historiografis menarik perhatian. Memang kronik ini merupakan kronik Jawa yang tertua yang kita kenal, dan sekalipun sebagian besarnya mengurai…
Buku ini merupakan upaya sungguh-sungguh untuk menelusuri liku-liku sejarah Banten, sejak masa prasejarah ketika alam Banten baru terbentuk, kebudayaan tertua mulai terwujud, dan tulisan belum dimiliki sampai dengan terwujudnya sebuah cita-cita yang sejak lama diperjuangkan, terbentuknya Provinsi Banten.rnrnSebagaimana halnya dengan buku sejarah yang bersifat umum, yang menguraikan dinamika sej…
Banten adalah negeri yang sangat kaya sumber sejarah dan memiliki kekhasan karena berada di antara dua tradisi utama Nusantara, yaitu tradisi kerajaan Jawa dan tradisi tempat perdagangan Melayu.rnrnKerajaan ini tidak hanya menulis sejarahnya sendiri, tetapi juga merangsang banyak tulisan dari pengunjung-pengunjung asing. Alhasil, rekonstruksi atas masyarakat, kebudayaan dan mentalitas di negeri…
Sejarah merupakan saksi sekaligus bukti yang tidak saja menggambarkan realitas dan kenangan indah, tapi juga menyuguhkan kebenaran yang bisa dijadikan pedoman hidup bagi masa kini dan masa yang akan datang. Dengan kata lain, sejarah adalah guru bagi kehidupan (magistra vitae) anak bangsa yang sarat nilai, bukan tanpa nilai sama sekali.rnrnDalam buku ini, penulis tidak hanya membahas paradigma k…
Ditengah-tengah keterbatasan buku tentang sejarah sebagai ilmu dalam bahasa Indonesia dan adanya kelemahan sacara metodologis pada sebagian historiografi yang dihasilkan penulis Indonesia, buku ini memberi sumbangan yang penting bagi studi sejarah di Indonesia.
Buku ini semula adalah pertanggungjawaban penulisnya ketika memegang mata kuliah Teori dan metodologi Sejarah pada Jurusan Sejarah, Fakultas Sastra (Fakultas Ilmu Budaya), Universitas Gadjah Mada. Pembahasannya mencakup di antaranya, sejarah kebudayaan, sejarah politik, sejarah sosial, sejarah wanita, sejarah mentalitas, sejarah kuantitatif, dan biografi.rnrnBuku yang sarat dengan contoh-contoh…
“Setelah lebih kurang tujuh jam dihempas ombak dan gelombang serta angin ribut, kira-kira pukul 23.00, nakhoda yang sedang jaga bersama Muhammad sebagai juru mudi sudah tergerus ketenangan dan ketabahannya. Menunggu perahu yang turun naik tak berdaya, derit-derit yang semakin keras, nakhoda bertanya pada Mappagau yang belum sempat tidur, “Pak Mappa, kira-kira kuat enggak perahu kita menghad…