Riwayat hidup dan cinta Heldy Djafar, perempuan terakhir yang dinikahi Bung Karno di penghujung masa kekuasaannya. Siapa sesungguhnya Heldy yang kemudian juga memiliki hubungan dengan Keluarga Cendana? Buku ini menarik karena berisi kisah cinta seorang perempuan belia dengan orang besar" yang lebih layak menjadi ayahnya. Percintaan terjadi dalam pusaran sejarah di senjakala sebuah orde yang …
Mengupas sejarah Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia sejak 1828, saat masih berstatus sebagai bank sirkulasi milik pemerintah kolonial Belanda dengan nama De Javasche Bank, yang kemudian dinasionalisasi dan diubah dengan nama Bank Indonesia. Buku ini berisi penggalan kisah dan sejarah Bank Indonesia pada tiga periode waktu yang berbeda: bank sentral pada periode Hindia Belanda; …
Mengapa konflik di Suriah—yang diawali oleh keisengan anak-anak sekolah—dapat berkembang dahsyat hingga kini? Kata akhir perang" tampaknya masih jauh dari kenyataan. Bahkan, terbuka kemungkinan konflik bakal meluas, melibatkan negara-negara dari luar kawasan Timur Tengah. Konflik Suriah tak meletup tiba-tiba. Buku ini mengajak pembaca meneropong jauh ke belakang dan menemukan akar-akar p…
Sebagai bekas wilayah jajahan Hindia-Belanda, sesungguhnya Indonesia disatukan oleh ekspansi dan operasi militer kolonial Belanda. Sejak awal, kekuatan militer yang menjadi tulang punggung penaklukan dan penyatuan wilayah Hindia-Belanda—yang kini menjadi Indonesia Modern—adalah tentara Eropa dari berbagai kebangsaan. Tetapi, jangan dilupakan, meski menjadi kawula jajahan, para prajurit Nusa…
CATATAN tentang kehidupan budaya, agama, dan politik di Indonesia sebagaimana yang dilihat lewat kacamata Stanley Harsha, seorang mantan diplomat Amerika Serikat yang terlibat “love affair” dengan Indonesia selama hampir 30 tahun. Menunjukkan keluasan wawasan penulis soal budaya Nusantara yang beragam, termasuk wawasan tentang etika dan adat perkawinan Jawa yang ia dapat dari calon mertua. …
Selama dua abad bangsa-bangsa Asia hanya menjadi penonton sejarah dunia. Mereka berusaha bertahan dari gelombang perdagangan, pemikiran, dan kekuatan Barat yang melanda dunia. Zaman itu sudah berlalu. Asia sudah kembali ke atas panggung utama. Apakah Barat akan menolak kebangkitan Asia? Skenario penolakan akan melahirkan bencana. Asia ingin meniru, bukan mendominasi Barat. Namun, Barat perlu…
Lebih dari tiga dekade Soeharto berkuasa sebagai orang terkuat di Indonesia--Presiden, bapak dan pemimpin yang sempurna bagi jutaan rakyatnya. Sejarah Indonesia dalam kurun waktu itu tidak selalu tampak jelas bagi publik karena berbagai kerancuan dan keganjilannya yang menutupi kinerja rezim itu. Dalam Menyibak Tabir Orde Baru: Memoar Politik Indonesia 1965-1998, Jusuf Wanandi sebagai orang dal…
Dalam beberapa hal, Sofjan Wanandi bisa dikatakan sebagai tonggak. Ia representasi dari aktivis mahasiswa yang sukses menjadi usahawan besar. Ia refleksi dari keturunan Tionghoa yang suka menjadi dirinya sendiri. Ia sangat berani bersikap, bernyali besar untuk menyatakan pendapat, betapa pun pahit pendapat itu. Sofjan dapat berdiri dengan dada tegak di hadapan semua presiden RI. Mulai dari Soek…
Buku ini dan beberapa buku yang lain, dipersembahkan Redaksi Kompas untuk menyambut 70 tahun Jakob Oetama, 27 September 2001. Selama puluhan tahun dalam berbagai kesempatan, ia menggeluti persoalan demokrasi dan demokratisasi, dan dalam hubungan ini memperkuat masyarakat warga. Sebagai pemimpin umum dan pemimpin redaksi selama puluhan tahun, perhatian dan pergulatan pemikirannya tentang penguat…
Perjalanan Harian Kompas—yang terbit pertama tanggal 28 Juni 1965 dan didirikan oleh Petrus Kanisius Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama—tak bisa lepas dari tiga titik balik yang menentukan. Pertama, keputusan Jakob Oetama siap memikul tanggung jawab menandatangani surat permintaan maaf, dini hari 5 Februari 1978. Kedua, keputusan Jakob Oetama memilih profesi jurnalistik sebagai panggilan hi…