Penulisnya, Madelon Hermine Székely-Lulofs, lahir di Surabaya pada 24 Juni 1899. Sebagai anak seorang amtenar pangreh praja, Lulofs banyak menjelajahi pelosok Indonesia. Setelah menikah dan kemudian disusul dengan perkawinannya yang kedua, ia bermukim di Deli, mengikuti suaminya yang bekerja sebagai planter atau tuan tanah di kawasan itu (1918-1930). Dengan demikian, novel ini merupakan saksi …
Bagi para ekonom neoklasik dan pendukungnya, membludaknya pekerja informal di Indonesia sejak 1980an tidak perlu dikhawatirkan. Mereka meyakini, jika pasar diperbolehkan berfungsi dengan baik, pekerja informal akan mampu menjadi pengusaha mikro, dan pengusaha mikro nantinya akan mampu mengubah bisnis mereka ke pengaturan formal dan dengan demikian secara otomatis menghilangkan perekon…
Melalui bukunya ini, penulis berusaha menelaah sejarah perburuhan dengan mengambil kasus kehidupan koeli Cina di tambang timah Belitung, 1852-1940. Dari keseluruhan telaahan itu, penulis mencoba mengungkapkan secara panjang lebar tahap-tahap, proses, dan kekuatan-kekuatan yang terlibat di dalamnya sehubungan dengan kehadiran koeli Cina dan perkembangan industri timah yang dikelola oleh perusaha…
Koleksi artikel di dalam buku ini ditulis selama lebih dari dua dekade. Artikel pertama--yang terbit tahun 1981, merupakan awal dari tulisan penulis mengenai sejarah 15 tahun pertama organisasi buruh perkotaan di Jawa yang kemudian dibukukan pada 1986. Sedangkan esai yang terakhir, ditulis pada 2001, diselesaikan di sela-sela kesibukan pekerjaan administratif di University of New South Wales S…
Masa-masa akhir 1920an hingga akhir 1930an di Indonesia lebih banyak dilihat sebagai masa-masa yang lesu dan tidak menari--bukan hanya karena depresi ekonomi dunia ikut menghantam wilayah koloni, melainkan juga karena luapan aktivisme politik dari dekade sebelumnya ditumpas dan dikekang dengan ketat oleh pemerintah kolonial. Melacak sumber-sumber dari majalah-majalah terbitan serikat buruh, …
Sebagai solusi alternatif buku Teologi Buruh karya Abdul Jalil yang berjudul “Teologi Buruh” ini hadir untuk menelusuri problem perburuhan di Indonesia, membaca paradigma yang menggerakkan sistemnya, dan untuk selanjutnya berusaha menawarkan konsep perburuhan baru yang lebih humanis dengan berlandaskan pada nilai-nilai agama. Dan tak pelak lagi, buku ini menjadi sangat penting untuk dijadik…
Nio Joe Lan pada tahun 1942 turut dipenjarakan oleh tentara Jepang dan buku ini adalah suatu catatan sejarah yang sangat teliti dan berharga mengenai pengalamannya dan kejadian dalam penawanan oleh Jepang. Tidak banyak bekas tawanan Jepang yang pernah menulis buku yang selengkap dan seseksama ini, namun juga sangat menarik.
Seorang Marxis bahkan komunis menjadi cap yang melekat pada penulis buku ini, Bojoeng Saléh alias S.I. Poeradisastra. Ia juga dikenal sebagai tokoh Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lékra), ,anak organisasi PKI. Setelah terjadi Gestapu dia diasingkan ke Pulau Buru. Dengan hidayah dari Allah dan bimbingan salah seorang ustad yang dikirimkan ke Pulau Buru, dia menjadi seorang muslim yang soléh.. Yang…
Anda pasti tidak asing dengan suku Maya. Suku yang tinggal di Lembah Yucatan, Amerika Tengah, ini berhasil membuat sebuah kalender ajaib dengan perhitungan-perhitungan rumit dalam memprediksi waktu datangnya kiamat. Selain terkenal dengan kegeniusannya di bidang astronomi atau ilmu perbintangan, mereka juga mahir di bidang pertanian dan arsitektur. Salah satu bangunan peninggalan mereka yang te…
Begitu banyak hal menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota Laskar Pelangi. Sebelas orang anak Melayu Belitong yang luar biasa ini tak menyerah walau keadaan tak bersimpati pada mereka. Tengoklah Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu—bahkan terkadang hanya untuk menyanyikan Pada…