Siapa bilang Indonesia dijajah 350 tahun? Bohong. Mitos belaka. Melalui buku ini GJ Resink sebagai sejarawan sekaligus penyair dan ahli hukum memaparkan bukti-bukti betapa semua itu konstruksi politik kolonial. Kebohongan 350 tahun dijajah dipopulerkan politisi Belanda, tetapi menjadi sangat dipercaya sebagai kebenaran sejarah ketika Sukarno kerap menggunakannya dalam pidato-pidato politik. Lan…
Buku ini memuat sejumlah catatan penting bagi siapa saja yang ingin mengetahui 650 tahun sejarah Pulau Jawa dalam arti luas. Pakar sejarah James Rush dari University State of Arizona di Amerika telah memilih dan merangkai kisah-kisah yang didedahkan mengenai Jawa dengan kota-kota serta pedesaannya oleh 35 pengelana Barat. Mulai dari masa-masa paling awal kontak bangsa Barat dengan Jawa pada 133…
Konferensi Meja Bundar (KMB), yang berujung pada penyerahan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada penghujung 1949, merupakan peristiwa penting yang menandai berakhirnya secara definitif zaman penjajahan Belanda atas Indonesia. Wartawan senior Rosihan Anwar merupakan salah seorang saksi mata peristiwa historis itu yang masih ada hingga kini. Akhir tahun 2009, Rosihan pergi lagi ke Belanda. I…
Salah urus negeri ini yang berlangsung lebih dari tiga dekade, membuat bangsa ini bukannya lepas landas mengangkasa dengan segala keperkasaannya, menantang arus globalisasi dengan gagah berani, melainkan justru dengan kecepatan tinggi terperosok masuk jurang krisis multidimensional yang demikian ruwet sehingga sukar sekali harus mulai dari mana upaya pemulihannya. Salah satu penyebab adalah…
Sebuah epos berlatar Perang Makassar 2669. Tragedi Sejarah yang terjadi setelah seluruh kekuatan armada perang di Nusantara bagian timur berhasil dibujuk kompeni Belanda untuk mengeroyok Somba Opu, ibukota kerajaan Gowa, pimpinan I Malombassi Daeng Mattawang Karaeng Bontomangape alias sultan Hasanuddin. Detik-detik terakhir keruntuhan Somba Opu sungguh memilukan. Pusat kerajaan Gowa itu dica…
Berdasarkan Kovensi London 1814 dan Traktat London 1824, Pemerintah Hindia Belanda dituntut melaksanakan perdagangan bebas sebagai syarat pengembalian Nusantara dari tangan Inggris. Namun, pemerintah justru melanjutkan kebijakan monopoli yang dijalankan VOC. Benarkah perdagangan Makassar suram di bawah pengawasan VOC maupun Hindia Belanda? Mengapa Hindia Belanda enggan melaksanakan perdagangan …
Buku ini merupakan kelanjutan dari Sari Sejarah Filsafat Barat 1, dalam buku ini masuk kepada Bab III dan Bab IV. Pada Bab ketiga berisi tentang Filsafat Moderen dalam pembentukannya, dan pada Bab IV membahas tentang Filsafat Abad ke- 19 dan Abad ke 20.
Buku ini membahas tentang filsafat modern, yaitu filsafat modern dalam pembentukannya (bab III) dan filsafat abad ke-19 dan ke-20 (bab IV). Filsafat abad pertengahan masih bergerak dalam kekangan teologia dan iman Kristiani. Sekarang, setelah zaman abad pertengahan, filsafat Barat menjadi suatu kuasa rohani yang berdiri sendiri, dengan wataknya sendiri. Sejarah filsafat Barat selanjutnya menunj…